ANALISIS KETIMPANGAN PENGELUARAN KESEHATAN RUMAH TANGGA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KERENTANAN KESEHATAN KELUARGA DI INDONESIA TAHUN 2023
Abstract
Ketimpangan pengeluaran kesehatan rumah tangga menjadi indikator penting dalam menilai perlindungan finansial sistem kesehatan dan potensi kerentanan kesehatan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketimpangan pengeluaran kesehatan yang dibayar sendiri (out-of-pocket) antar provinsi di Indonesia tahun 2023 serta menilai hubungannya dengan indikator morbiditas keluarga. Penelitian menggunakan desain ekologi dengan data sekunder Survei Sosial Ekonomi Nasional Maret 2023 yang dipublikasikan oleh Badan Pusat Statistik. Unit analisis mencakup 28 provinsi dengan data lengkap. Analisis deskriptif digunakan untuk mengukur disparitas melalui rentang, rasio maksimum–minimum, dan koefisien variasi, sedangkan regresi linear berganda digunakan untuk menguji hubungan antara persentase keluhan kesehatan dan rawat inap dengan rata-rata pengeluaran kesehatan per kapita per bulan. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata pengeluaran kesehatan yang dibayar sendiri sebesar Rp19,9 ribu per kapita per bulan dengan rentang Rp24,6 ribu dan rasio maksimum–minimum 3,19, yang mengindikasikan adanya ketimpangan antar wilayah. Koefisien variasi sebesar 0,249 menunjukkan variasi relatif yang cukup besar. Namun, analisis regresi menunjukkan bahwa keluhan kesehatan dan rawat inap tidak berhubungan signifikan dengan pengeluaran kesehatan pada tingkat provinsi. Disimpulkan bahwa ketimpangan pengeluaran kesehatan rumah tangga antar provinsi merupakan fenomena nyata, tetapi variasi tersebut tidak dapat dijelaskan secara langsung oleh indikator morbiditas yang digunakan dalam penelitian ini.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Life and Health Journal : Jurnal Ilmu Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.