GANGGUAN MENSTRUASI DAN DAMPAKNYA TERHADAP KESEHATAN MENTAL REMAJA PUTRI: TINJAUAN NARATIF
Abstract
Masa remaja merupakan periode transisi yang ditandai dengan perubahan biologis dan psikologis yang signifikan, termasuk dimulainya siklus menstruasi pada remaja putri. Gangguan menstruasi seperti dismenore, sindrom pramenstruasi, dan ketidakteraturan siklus merupakan masalah yang umum terjadi dan berpotensi memengaruhi kesejahteraan psikologis. Namun, keterkaitan antara gangguan menstruasi dan kesehatan mental pada remaja masih belum banyak disintesis secara komprehensif. Tinjauan naratif ini bertujuan untuk mengkaji dan merangkum bukti ilmiah mengenai dampak gangguan menstruasi terhadap kesehatan mental remaja putri. Metode yang digunakan adalah penelusuran literatur secara terstruktur melalui basis data ilmiah dengan kata kunci terkait gangguan menstruasi, kesehatan mental, dan remaja. Artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis dan disintesis secara deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa dismenore dan sindrom pramenstruasi berhubungan dengan peningkatan gejala depresi, kecemasan, stres, serta distress psikologis. Fluktuasi hormonal, persepsi nyeri, serta faktor psikososial diduga berperan dalam mekanisme hubungan tersebut. Kesimpulannya, gangguan menstruasi memiliki dampak yang signifikan terhadap kesehatan mental remaja putri, sehingga diperlukan pendekatan promotif dan preventif yang terintegrasi antara kesehatan reproduksi dan kesehatan mental dalam pelayanan kesehatan remaja.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Life and Health Journal : Jurnal Ilmu Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.